Hendak Menemui Wapres, Rombongan Kiai NU Jatim Alami Kecelakaan

BUS Rombongan Relawan Jokma
Surabaya | Rombongan Relawan Jokma Jatim (Jokowi Makruf Amin) mengalami kecelakaan di Tol Cipali Kabupaten Majalengka Jawa Barat, Jum'at (31/1/2020). 

Relawan Jokma tersebut diketahui hendak menuju acara silaturrahim dengan Wapres Kiai Makruf Amin, hal ini dibenarkan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, meskipun menurutnya para rombongan tersebut bukan lah dari PWNU Jatim.

"Iya betul itu. Tapi itu rombongan Jokma (Jokowi-Maruf) bukan PWNU ya, tapi yang banyak orang PCNU. Itu ada dari Madura dan lain-lain," kata Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Ahmad Fahrur Rozi saat dikonfirmasi.

"Sekarang yang dirawat di rumah sakit itu berapa ya, tujuh orang," tambah pria yang akrab disapa Gus Fahrur itu.

Gus Fahrur menambahkan bahwa dalam kecelakaan tersebut banyak yang terluka parah namun yang paling parah adalah kenek.

"Katanya ada yang parah yang keneknya. Tapi penumpang ada yang luka-luka ada yang dioperasi kaki, leher," terangnya.

Bus yang membawa kiai dari Madura tersebut mengalami kecelakaan sehingga mengakibatkan salah seorang kenek bus bernama Putut Wijayanto (40) warga Kabupaten Tuban, Jatim tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Rombongan Jokma saat dirawat di RS Mitra Plumbon KM 11.
"Benar tadi subuh pukul 04.00 WIB. Kernet sempat dirawat, barusan meninggal. Driver luka berat dan lima orang msih dirawat di rumah sakit," kata Kapolres Majalengka AKBP Mariyono saat dihubungi. Jumat (31/1/2020).

Kapolres menceritakan kronologi kecelakaan maut  yang membawa para kiyai tersebut terjadi di KM 164 Tol Cipali. Bus bernomor polisi B 7844 FAA yang membawa rombongan kiai itu menabrak bagian belakang truk tronton bernomor polisi AE 8554 UK, yang melaju dari arah yang sama yakni Jateng menuju Jakarta.

"Dugaannya sopir bus mengantuk. Yang korban luka masih dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon," kata Mariyono.

Berdasarkan informasi yang di dapat dari KH. Taufiq FM selaku Pjs Syuriah PCNU sumenep ada 7 orang yang perlu dirawat yaitu :
1. Gus Basuni (info sementara harus menjalani operasi)
2. K. H. Taufik (sedang menjalani operasi)
3. Abd. Wahid Asa (harus melanjutkan Observasi tulang leher belakang)
4. Achmad Sujono (pemulihan kondisi. Penyumbatan pembuluh darah)
5. K. Sonhaji (harus observasi retak kening/dahi)
6. Sopir (harus menjalani operasi berat)
7. Kenek/sopir cadangan meninggal dunia. (ba/ip)

Posting Komentar

0 Komentar