Pagu Anggaran ADD dan DD Lambat, Pemdes Pragaan Daya Baru Bahas RAPBDes Tahun Anggaran 2020

Foto : Pembahasan RAPBDes 2020 Desa Pragaan Daya
Sumenep | Lambatnya pagu anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun 2020 dari pihak Pemerintah Kabupaten Sumenep membuat pemdes merasa klabakan, salah satunya dirasakan oleh Pemerintah Desa Pragaan Daya Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep.

Pasalnya, Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2020 yang seharusnya di tetapkan pada akhir tahun 2019 lalu, saat ini baru melaksanakan pembahasan RAPBDes 2020.

Pemerintah Desa Pragaan Daya tetap melaksanakan pembahasan RAPBDes Tahun Anggaran 2020 karena sudah menjadi kewajiban perangkat desa meskipun telah lambat jauh.

"Sebenarnya kegiatan seperti ini sudah menjadi kewajiban yang sudah ada dalam program kerja seluruh prangkat desa yang tujuannya untuk menghimpun hasil kegiatan yang telah dilaksanakan disetiap dusun sehingga dapat dirampungkan dalam bentuk APBDes agar nanti dari semua program yang telah disepakati bersama ini berjalan sesuai juknis dan bisa di awasi oleh masyarakat," Kata Imrah, Kepala Desa Pragaan Daya, Senin (17/2/2020).

Dalam kesempatan yang sama, pendamping Desa Pragaan Daya Moh. Qudsi mengatakan, pihaknya juga menunggu terkait penetapan pagu ADD dan DD dari Pemkab.

"Tanggal 31 Desember 2019 lalu harusnya memang sudah di tetapkan untuk APBDes Tahun Anggaran 2020 tapi mau gimana lagi kalau pagunya belum turun, iya kalau sama dengan tahun anggaran 2019 Ini kan beda pagunya," katanya

Qudsi menambahkan, sekarang APBDes harus di publikasikan dan masyarakat harus tau. Rapat bersama yang dilaksanakan hari ini merupakan bentuk kewajiban yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa Pragaan Daya tinggal dijalankan dan diawasi pelaksanaannya. 

"Saya merasa sangat tersanjung dan senang dapat membantu jalannya pelaksaan program desa Pragaan Daya ini apalagi saya sebagai pendamping," Imbuhnya.

Pembahasan bersama Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) dihadiri ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), K. Syaiful Anwar Hadi, Sekretaris Desa Haruji, S.Ag, Pendamping desa dan seluruh perangkat Desa Pragaan Daya. (Hm/Shaf)

Posting Komentar

0 Komentar