Hajatan Di Mojokerto Dibubarkan Paksa Kades dan Polisi

Kades dan Polisi Sedang Menghimbau dan Membubarkan Hajatan
Mojokerto | Hajatan nikahan seorang warga di Desa Mojokarang, Kecamatan Dlanggu,  terpaksa dibubarkan polisi untuk mencegah penyebaran virus corona Rabu pukul 20.12 WIB. (25/3/2020).

Polisi dan Kepala Desa Mojokarang bekerja sama datang ke tempat hajatan saat ramai tamu undangan. Kursi di bawah naungan tenda itu hampir semuanya penuh. Hajatan nikahan ini terlihat digelar di depan rumah salah seorang warga yang menjadi tuan rumah.

Kepala Desa langsung menyampaikan larangan kegiatan pengumpulan massa melalui pengeras suara. Dia didampingi Kapolsek Dlanggu AKP Airlangga Pharmady yang memakai baju preman serta dua anggotanya yang berseragam. Sementara seorang anggota polisi berseragam lainnya berjaga di jalan masuk ke tenda hajatan.

"Untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengumpulan massa saya larang mulai hari ini. Apapun bentuk kegiatannya, ya. Mohon didengarkan. Tidak ada lagi kegiatan yang bersifat berkumpul atau yang mengumpulkan massa lagi," ujar Kepala Desa Mojokarang di lokasi.

Selain himbauan untuk nikahan, Kepala Desa Mojokarang juga meminta para pemilik warung kopi tidak menarik berkumpulnya masyarakat.
"Tolong untuk yang mempunyai warung kopi dan sebagainya, tolong dipatuhi ini. Kalau saya kontrol malam ada warung kopi yang banyak anak karang taruna dan orang-orang, saya akan membubarkan. Paham?," tegasnya.

Giliran Kapolsek Dlanggu AKP Airlangga Pharmady yang memegang pengeras suara meminta para tamu pulang. Dia mengingatkan para tamu tidak lupa menyerahkan amplopnya kepada tuan rumah. Para tamu pun beranjak dari kursi masing-masing untuk pulang.


"Kita saling menjaga karena situasinya seperti ini, lagi prihatin. Jangan sampai nanti kalau sudah kejadian kita semua kena," terang Kapolsek Airlangga kepada keluarga pengantin.

Saat Kapolsek Airlangga dikonfirmasi, dirinya menampik melakukan pembubaran hajatan nikahan tersebut.

"Bukan dibubarkan, tapi diimbau oleh Pak Kades dan warga mau membubarkan diri dengan sukarela," tandasnya. (sw/mh)

Posting Komentar

0 Komentar