Pemprov Jatim Siapkan Bantuan Subsidi SPP Untuk SMK SMA dan Aliyah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Surabaya | Program sekolah gratis berkualitas (Tistas)  dan bantuan Subsidi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk SMA, SMK dan Aliyah tengah disiapkan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dengan adanya program  ini dapat mengurangi angka siswa putus sekolah, sekaligus semangat bagi orang tuanya agar mendukung pendidikan anaknya sampai perguruan tinggi.

“Ini penting diketahui masyarakat, saya seringkali menyampaikan bahwa rata-rata lama sekolah masih 7,34 artinya pada kelas 2 SMP semester 1 itu banyak yang drop out, ini yang harus kita cegah,” ungkapnya usai melihat Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer dan Smartphone (USP-BKS) di SMA Trimurti Surabaya, Selasa (10/03).

Khofifah berpesan kepada semua orang tua agar tetap semangat mendukung anaknya sampai perguruan tinggi karena sudah diasiapkan subsidi dari Pemprof dan beasiswa S1.

“Eh, sekolah yo, nanti SMA SMK atau Aliyah ada subsidi SPP dari Pemprov, harus semangat untuk melanjutkan sekolah setinggi-tingginya. Karena setelah itu masih ada program beasiswa S1 dari pemerintah pusat,” imbuhnya.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata lama sekolah 7,59 artinya adalah SMP kelas 2 semester 2, sudah drop out (putus sekolah).
Khofifah berharap, program ini dapat terkonfirmasi kepada para orang tua dan tidak ada lagi alasan sekolah tidak punya biaya, apalagi APBD Jatim tergolong besar untuk Pendidikan.

“APBD Jatim 34,6% itu untuk pendidikan guna meningkatkan SDM unggul, berdaya saing, dan berkualitas,” harapnya.

Pada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Desember tahun lalu, pembuatan soal ujian sekolah diserahkan kepada Dinas Pendidikan Jatim. 

“Saya tidak tahu apakah soal ujian tahun depan juga diserahkan ke Dinas Pendidikan Jatim atau dibuat sendiri oleh setiap sekolah,” jelasnya. (ba/mh)

Posting Komentar

0 Komentar