Salah Seorang Pasien Positif Corona Di Bangkalan Ternyata Warga DKI

foto ilustrasi covid-19 (Foto: dok. Istimewa)
Bangkalan | Ada tiga orang di Kabupaten Bangkalan, Madura yang memperoleh hasil tes positif corona. Salah seorang diantaranya adalah warga Jakarta yang dinyatakan positif corona setelah menjalani test swab sedangkan dua orang lainnya dari hasil rapid test.

dr. Catur Budi, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Bangkalan mengatakan bahwa, warga Jakarta yang dinyatakan positif dari hasil swab tersebut kini dirawat di Bangkalan.

"Yang Jakarta memang positif swabnya, tapi dari provinsi menunggu hasil litbangkes Jakarta. Jadi swab di Surabaya dinyatakan positif kita menunggu kofirmasi dari Jakarta," kata Catur pada Sabtu (4/4/).

Catur mengatakan bahwa, Warga Jakarta yang dinyatakan positif covid-19 tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 32 tahun dan sempat memeriksakan diri di Jakarta, tapi memutuskan untuk berobat ke Jatim karena rumah sakit di Jakarta sudah penuh.

Catur juga menyampaikan bahwa saat masuk ke Bangkalan, kondisi pasien sempat tidak baik dan harus menggunakan oksigen dan pada Saat diobservasi, rupanya pasien dinyatakan positif dan dirawat sejak Jumat (27/3) lalu. 

"Sekarang di ruang isolasi Bangkalan, kondisi baik, sudah tidak pakai oksigen waktu masuk pakai oksigen sekarang sudah membaik," imbuhnya.

Sementara itu, lanjut Catur, dua orang positif covid-19 dari hasil rapid test merupakan suami istri warga Kecamatan Klampis, Bangkalan berusia sekitar 35 sampai 40 tahun. Keduanya merupakan Anggota Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Surabaya.

"Ini klaster TKHI. Jadi anggota TKHI di Jawa Timur, karena anggota ada yang positif semua yang ikut tenaga kerja haji itu di minta isolasi dan kita rapid test ternyata positif. Tapi masih perlu diswab," terangnya.

Catur menambahkan bahwa hingga kini, suami istri yang dinyatakan positif tersebut menjalani isolasi mandiri dirumah selama dua pekan sambil menunggu hasil swab.

"Isolasi mandiri di rumah karena kondisi sehat, hanya gejala ringan. Keluhannya hanya batuk-batuk ringan memang nggak perlu opname, isolasi mandiri di rumah selama dua pekan." pungkas Catur. (adi/shaf)

Posting Komentar

0 Komentar