Peduli Korban Banjir, Jatim Berbagi Salurkan Bantuan di Kaliwates Jember

Luluk Hadiyah, ketua Baksos Jatim Berbagi saat menyalurkan bantuan kepada korban terdampak banjir bandang di Kaliwates Jember.

Jawa Timur | Banjir Bandang telah meluluh lantahkan lingkungan sekitar Sungai Kaliwates Kabupaten Jember beberapa waktu lalu. (7/2)

Hal itu sontak mengundang iba dari beberapa komunitas atau lembaga sosial di Jawa Timur (Jatim) untuk menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada korban terdampak banjir bandang.

Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Sosial Jatim Barbagi, lembaga sosial kemasyarakatan ini memang sudah terbiasa secara swadaya mengumpulkan dana dari iuran anggota untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak yang belum tersentuh ukuran tangan pemerintah karna berbagai kendala.

Bakti Sosial (Baksos) oleh Jatim Berbagi ini berupa penyaluran bantuan dalam bentuk pakaian layak, sembako, mie instan, peralatan mandi, sarung, mukena bahkan kasur untuk tidur.

Luluk hadiyah S.H.I., ketua Pelaksana Baksos Jatim Berbagi mengatakan bahwa  tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi, banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu saudara-saudara korban bencana banjir bandang.

"Asal ada niatan yg baik, apapun akan terasa ringan dan yang terpenting semoga ini (baksos, Red) dapat sedikit mengurangi beban ibu-ibu dan keluarga sekitar terdampak," Ujarnya saat dikonfirmasi disela baksos. (7/2).

Tak hanya itu, wanita yang akrab disapa Luluk itu juga menyampaikan dukacita mendalam untuk seluruh korban banjir. Ia juga berharap agar pemerintah setempat dan masyarakat berbondong-bondong untuk menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan sekitar sungai Kaliwates.

"Agar bencana semacam ini tidak terulang lagi dikemudian hari, aktifitas warga juga bisa berjalan normal seperti biasanya," harapnya.

Wanita asal Gresik itu juga berharap agar korban terdampak banjir diberi kesabaran dan ketabahan "pada intinya bencana memang tidak ada yang tahu kapan terjadinya, jadi semoga sabar dan tetap menjaga (kebersihan) lingkungan, tidak buang sampah ke sungai." Tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar